Kapuas Hulu bawa Dokter Spesialis untuk layani warga Desa Terpencil

Milenialnusantara РPemerintah Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat menggelar pelayanan kesehatan bergerak dengan melakukan pengobatan gratis dan membawa dokter spesialis anak dan kandung turun ke desa terpencil.

“Kami bawa dokter spesialis untuk membantu masyarakat agar tidak jauh-jauh datang ke ibu kota kabupaten,” kata Bupati Kapuas Hulu Fransiskus Diaan, di Putussibau Ibu Kota Kabupaten Kapuas Hulu, Sabtu.

Disampaikan Fransiskus, dalam pengobatan gratis tersebut ada beberapa layanan kesehatan diberikan kepada masyarakat seperti pencegahan stunting pada anak dan ibu hamil serta pengecekan kesehatan kepada warga lanjut usia serta dilakukan juga sunatan massal.

Menurut dia, layanan kesehatan bergerak dan pengobatan gratis salah satu agenda pemerintah daerah dan dilaksanakan desa pedalaman di wilayah Kapuas Hulu, salah satunya pada Jumat (6/10) kemarin di Desa Teluk Geruguk, Kecamatan Boyan Tanjung Kapuas Hulu.

“Kemarin kami juga laksanakan imunisasi japanese encephalitis (JE) untuk mencegah radang otak pada anak, itu merupakan program nasional,” ucap Fransiskus.

Dia berharap dengan adanya program pelayanan kesehatan secara gratis yang rutin dilaksanakan ke desa-desa terpencil dapat membantu meringankan beban masyarakat dan mewujudkan masyarakat yang sehat.

Fransiskus berpesan agar masyarakat dapat menerapkan budaya hidup bersih dan sehat agar tidak mudah tertular penyakit.

“Budayakan hidup bersih dan sehat baik lingkungan masyarakat dan keluarga selain itu pola makan juga harus diperhatikan, makan-makanan bergizi dan banyak mengkonsumsi ikan,” pesan Fransiskus.

Di tempat terpisah, Kepala Desa Teluk Geruguk Kecamatan Boyan Tanjung Antonius mengatakan program layanan kesehatan berupa pengobatan gratis yang dilaksanakan pemerintah daerah sangat membantu warganya.

“Tentu program pemerintah seperti itu yang sangat dirasakan langsung oleh masyarakat, masyarakat bisa cek kesehatan dan berobat secara gratis, sebab jika harus ke ibu kota kabupaten akan memakan biaya yang cukup besar karena jarak tempuh cukup jauh,” katanya.

Mewakili masyarakat, Antonius berharap agar pengobatan gratis kepada masyarakat rutin dilaksanakan untuk membantu masyarakat.(*)

spot_img
Populer
Berita Lainnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here