Ganjar Pranowo Diskusikan Pertanian dan Perikanan Saat Makan Malam dengan Warga Desa Karangpucung

Milenialnusantara – Momen hangat terjadi Calon Presiden Ganjar Pranowo melakukan kunjungan ke Desa Karangpucung, Kecamatan Kertanegara, Purbalingga, Jawa Tengah, Senin (30/10) malam.

Bagaimana tidak, mantan Gubernur Jawa Tengah itu disambut dengan secara hangat oleh warga setempat. Apalagi maksud kedatangan Ganjar ingin beramah-tamah sekaligus berdiskusi bersama mereka.

Acara ramah-Ganjar dengan warga setempat berlokasi di Greenhouse di Desa Karangpucung, Kecamatan Kertanegara, Kabupaten Purbalingga, sebagai bagian dari Edu Wisata Area Pertanian Terintegrasi (Artansi).

Ganjar yang datang mengenakan peci hitam berkaos cokelat dengan tulisan Indonesia dibagian kiri, langsung menuju ke sebuah balai. Di sana sudah ada ribuan warga yang sudah menantinya. “Pak Ganjar, Pak Ganjar selamat datang,” kata warga ketika menyambut kedatangan Ganjar.

Mengawali acara, Ganjar berdiskusi dengan salah satu warga setempat yang juga Wakil Ketua Area Pertanian Terintegrasi (Artansi) Chandra Kahuripan, Tri Bowo Pangestika. Mereka berbicara mengenai terkait pengembangan pertanian di desa itu.

Ganjar pun memuji langkah bowo karena bisa memanfaatkan sebuah lahan menjadi area pertanian terintegrasi yang memberikan sebuah dampak bagi warga setempat.

“Dia sudah mengajak anak-anak muda untuk mencoba, sudah menggunakan tekonologi meskipun sederhana tapi hampir semuanya bisa dikontrol secara digital, keren,” imbuh Ganjar.

Usai berdiskusi dengan warga Desa Karangpucung, Ganjar pun disajikan lauk pauk seperti Ikan Lele, tempe, timun, sayur kacang panjang, sambal dan kerupuk.

Adapun lauk yang disajikan merupakan hasil dari Area Pertanian Terintegrasi di wilayah itu. Ganjar menilai apa yang sudah dilakukan oleh Bowo di Area Pertanian Terintegrasi, merupakan sebuah langkah ketahanan pangan. “Ini produksi kelompok perikanan pak. Hasil sendiri semuanya di sini pak,” kata Bowo.

“Ini keren ikan lele-nya, hasil produksi perikanan. Kalo kita bisa produksi sendiri, inilah maksudnya kita tahan dan maksudnya adalah ketahanan pangan di sini,” timpal Ganjar.

Tak mau makan sendirian, Ganjar turut mengajak warga setempat untuk makan bersama. Mendengar ajakan itu, warga terlihat antusias makan bareng dengan Ganjar. “Gimana kita makan dulu, setuju? Ayo kita makan dulu,” ucap Ganjar.(*)

spot_img
Populer
Berita Lainnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here